Kamis, 09 Januari 2014

Tugas Softkill 04/01/2014



Nama   :           Yendy Putra Pratama
NPM   :           28210617
Kelas   :           4EB18
SOAL ETIKA PROFESI
1.      Jelaskan bagaimana audit social independen dan mekanisme perlindungan formal dapat mendorong perilaku etis ?
2.      Jelaskan tahapan pengembangan moral Lawrence Kohlberg !
3.      Jelaskan pendekatan “ Wortel dan Tongkat “ atau “ The Carrot and Stick Concept “ !
4.      Carilah beberapa contoh perilaku hak dan etis, min. 5 !
5.      Apa yang dimaksud dengan :
a.       Penyimpangan ditempat kerja
b.      Penyimpangan hak milik
c.       Penyimpangan politik
d.      Penyimpangan produksi

JAWABAN
1.      Audit sosial yang independen, yang mengevaluasi keputusan dan praktek manajemen dalam hal kode etik organisasi, meningkatkan hal itu. Audit tersebut dapat berupa evaluasi secara teratur atau mereka dapat terjadi secara acak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Sebuah program etika yang efektif mungkin membutuhkan keduanya. Untuk menjaga integritas, auditor harus bertanggung jawab kepada dewan direktur perusahaan dan menyajikan temuan langsung ke mereka. Susunan ini memberikan pengaruh kepada auditor dan mengurangi kesempatan untuk balas dendam dari mereka yang diaudit.
2.      Tingkat 1 (Pra-Konvensional)
1)      Orientasi kepatuhan dan hukuman
2)      Orientasi minat pribadi
Tingkat 2 (Konvensional)
3)       Orientasi keserasian interpersonal dan konformitas
4)      Orientasi otoritas dan pemeliharaan aturan sosial
Tingkat 3 (Pasca-Konvensional)
            5)    Orientasi kontrak sosial
            6)     Prinsip etika universal

3.      “The carrot and stiek concept” tentang motivasi ( Seperti teori fiscal Newton )berlaku dengan baik dibawah situasi tertentu. Alat pemuas kebutuhan psikologi manusia dan dalam batas tertentu kebutuhan keamanan dapat disediakan atau tidak diberikan manajemen. Pekerjaan itu juga merupakan alat demikian juga upah kerja, kondisi kerja dan keuntungan. Dengan alat-alat tersebut individu dapat dikendalikan selama dia berusaha untuk mencari nafkah.
4.      Contoh Perbuatan yang Tidak Etis Dalam Penerapan atau Penggunaan Teknologi Informasi :
1)            Menggunakan perangkat komputer untuk membahayakan orang lain.
2)            Mencampuri pekerjaan komputer orang lain. 
3)            Mengintip file orang lain.
4)            Menggunakan perangkat komputer untuk pekerjaan ilegal.
5)            Menggunakan perangkat komputer untuk membuat kesaksian palsu.
5.      a.        Penyimangan ditempat kerja
Penyimpangan di tempat kerja adalah perilaku tidak etis yang melanggar norma-norma organisasi mengenai benar atau salah. Terdapat 4 jenis penyimpangan di tempat kerja, antara lain:
a. Penyimpangan produksi
Perilaku tidak etis dengan merusak mutu dan jumlah hasil produksi. Misalnya: pulang lebih awal, beristirahat lebih lama, sengaja bekerja lamban, sengaja membuang-buang sumber daya.
b. Penyimpangan hak milik.
Perilaku tidak etis terhadap harta milik perusahaan. Misalnya: menyabot, mencuri atau merusak peralatan, mengenakan tarif jasa yang lebih tinggi dan mengambil  kelebihannya, menipu jumlah jam kerja, mencuri dari perusahaan lain.
c. Penyimpangan politik
Yaitu menggunakan pengaruh seseorang untuk merugikan orang lain dalam perusahaan. Misalnya: mengambil keputusan berdasarkan pilih kasih dan bukan kinerja, menyebarkan kabar burung tentang rekan kerja, menuduh orang lain atas kesalahan yang tidak dibuat.
d. Penyerangan pribadi
Merupakan sikap bermusuhan atau perilaku menyerang terhadap orang lain. Seperti: pelecehan seksual, perkataan kasar, mencuri dari rekan kerja, mengancam rekan kerja secara pribadi.
                  b.         Penyimpangan hak milik
hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi selama waktu tertentu. Seorang inventor dapat melaksanakan sendiri invensinya atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.
                  c.         Penyimpangan politik
Penyimpangan politik dapat berarti menggunakan ilmu politik untuk hal yang menyimpang.Ini berarti bahwa ilmu dan metode-metode politik digunakan untuk hal-hal yang tidak benar.Menggunakan politik sebagai penyimpangan tidak hanya bisa dilakukan oleh pejabat atau lembaga pemerintah, tapi juga bisa digunakan oleh siapa saja, apapun profesi,dan pangkat.Namun, pengaruh dari penyimpangan politik yang cukup kuat biasanya dilakukan oleh orang yang telah memiliki posisi cukup tinggi dalam masyarakat. Penyimpangan politik juga dapat berarti melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan sistem politik
d.         Penyimpangan produksi
penyimpangan produksi adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian daripada makhluk sosial.


SUMBER       :









Tidak ada komentar:

Posting Komentar